Hi, the share button is at the bottom. :)
Advertisements

Ramah dan Rahmah Menyayangi Orang Lain

Matan Hadith

عن أبي موسى الأشعري أنه سمع النبي – صلى الله عليه وسلم – يقول : ” لَنْ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَرْحَمُوا ” . قَالُوا : يَا رَسُولُ الله كُلُّنَا رَحِيم . قال : ” إِنَّهُ لَيسَ بِرَحْمَةِ أَحَدِكُمْ صَاحِبَهُ وَلَكِنَّهَا رَحْمَةَ النَّاسِ رَحْمَةَ الْعَامَّةِ

Daripada Abi Musa al-Asyari, sesungguhnya aku mendengar Nabi SAW bersabda: Kamu tidak dianggap beriman sehingga kamu saling menyayangi. Para sahabat berkata: Wahai Rasulullah, kami semua adalah penyayang. Rasulullah SAW bersabda: Kasih sayang yang dimaksudkan bukanlah kasih sayang di antara kalian sahaja bahkan kasih sayang kepada seluruh manusia dan seluruh makhluk.
(HR Tobrani No 13671)
Status: Hadis Sahih

Advertisements
Advertisements

Pengajaran

  1. Sayang menyayangi antara sesama orang beriman berkait rapat dengan Imannya kepada Allah.
  2. Tuntutan menyayangi bukan hanya kepada sesama Muslim malah kepada orang bukan Islam juga seluruh makhluk yang lain dengan memberi hak mereka sewajarnya.
  3. Sifat berkasih sayang adalah fitrah yang dianugerahkan oleh Allah kepada semua makhluk yang bernyawa. Bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada binatang. Naluri kasih sayang selalu ada pada manusia seperti kasih sayang kepada orang tua, anak, serta sesama manusia.
  4. Menurut Ibnu Qayyim: Kasih sayang adalah sifat memberi manfaat dan kebaikan kepada orang lain dan bersedia bersusah payah mendatangkan kebaikan dan menjauhkan keburukan kepada orang lain.
  5. Allah menyayangi orang yang menyayangi sesama makhluk. Rasulullah SAW bersabda:

إنما ير حم الله من عباده الرحماء

Allah hanya akan menyayangi hamba yang menyayangi (makhluk-Nya) HR Bukhari dan Muslim.

kredit – ahadithaday

Advertisements
Advertisements
Advertisements
Advertisements
Advertisements


Categories: Hadith | Hadis

Tags: ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: