Malu Dan Iman Berpasangan

اَلْـحَيَاءُ وَ اْلإِيْمَانُ قُرِنَا جَمِـيْعًا ، فَإِذَا رُفِعَ أَحَدُهُمَا رُفِعَ اْلاَ خَرُ.

“Malu dan iman senantiasa bersama. Apabila salah satunya dicabut, maka hilanglah yang lainnya.” HR Thabrâni dalam al-Mu’jâmush Shaghîr (I/223)

Pengajaran:

  1. Sifat malu dan Iman dijadikan berpasangan.
  1. Jika hilang sifat malu bermakna iman juga turut hilang pada diri seseorang
  1. Rasa malu adalah fitrah manusia. Ia akan terhias apabila dilatih dengan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.
  1. Sifat malu akan membentuk keimanan seseorang.

Ayuh kita miliki sifat MALU yang menjadi pasangan keimanan kita.

Advertisements


Categories: Islam

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: