Sifat Malu Menjadi Pencegah

Sifat Malu Menjadi Pencegah

حَدَّثَنَا أَبُو مَسْعُودٍ عُقْبَةُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَافْعَلْ مَا شِئْتَ

Telah bercerita kepada kami Abu Mas’ud ‘Uqbah berkata; Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya diantara yang didapatkan manusia dari perkataan (yang disepakati) para Nabi adalah; “Jika kamu tidak malu, berbuatlah sesukamu”.(HR Bukhari No: 3224)

Pengajaran:

  1. Malu adalah akhlak yang mendorong seseorang untuk meninggalkan perbuatan yang buruk dan tercela, sehingga mampu menghalangi seseorang dari melakukan dosa dan maksiat serta mencegah sikap melalaikan hak orang lain.
  1. Rasa malu merupakan satu perkara yang diwariskan oleh para Nabi kepada manusia generasi demi generasi hingga kepada generasi umat Nabi Muhammad SAW. Di antara perkara yang didakwahkan oleh para Nabi terdahulu kepada umatnya adalah berakhlak malu.
  1. Orang yang memiliki sifat malu, tidak akan melakukan sesuatu mengikut suka tanpa mengira dosa dan pahala.
  1. Malu adalah sifat yang mendorong pemiliknya untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan yang buruk.

JOM memiliki sifat MALU yang menjadi PENCEGAH daripada melakukan sesuatu yang dilarang. Moga kita menyahut seruan  para Nabi.

Advertisements


Categories: Islam, Personal Development

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: