Larangan Memburukan Orang Lain

Larangan Memburukan Orang Lain

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الرَّجُلُ هَلَكَ النَّاسُ فَهُوَ أَهْلَكُهُمْ

Dari Abu Hurairah RA bahawa Rasulullah SAW bersabda: “Apabila ada seseorang yang berkata; ‘Celakalah manusia’, maka sebenarnya ia sendiri yang lebih celaka dari mereka.” (HR Muslim No: 4755) Status: Hadis Sahih

Pengajaran:

1. Seorang Muslim tidak boleh berfikiran buruk dan menghukum kecelakaan ke atas orang lain kerana hukum berkenaan mungkin akan berpaling kepada dirinya sendiri.

2. Jangan sekali-kali kita memburukkan orang lain kerana kita mungkin lebih buruk dari mereka.

3. Nasib diri kita adalah mengikut apa yang difikirkan oleh akal kita. Jika akal kita berfikiran negatif, maka natijahnya adalah negatif.

4. Seorang Muslim perlu memelihara baik sangka terhadap Allah.

5. Kecelakaan yang berlaku ke atas diri kita bukanlah semestinya disebabkan oleh perbuatan atau kejahatan orang lain. Bahkan ia mungkin berlaku kerana sikap diri sendiri.

6. Mengakui akan kelemahan dan kejahilan diri sebenarnya lebih penting dari menghukum kejahatan orang lain atau menyalahkan mereka.

7. Kita harus mengakui akan kelemahan diri dahulu dan tidak menjadikan orang lain sebagai pelarian (escapist) dengan menuding jari kepada orang lain.

Marilah kita berusaha menjauhkan diri dari sifat mudah untuk menghukum orang lain dan memburuk-burukkan mereka.

Advertisements


Categories: Islam

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: