Hi, the share button is at the bottom. :)
Advertisements

Mohonlah keampunan…

As-salamu `alaykum wa rahmatullah…… Bismillahir Rahmanir Rahim…

Rasulullah, sallallahu `alaihi wa sallam, berkata:” sebaik-baik doa untuk memohon pengampunan adalah hamba berkata:
‘Allahumma’ anta rabbee, illa ‘anta, khalaqtanee, wa’ ‘ilaha’ La ‘ana `ala` ahdika wa wa `dika mastata` tu,’ ana `abduka, wa a` outhu bika min sharri Sana `ma tu, ‘ aboo’u laka bini `’alayya, wa’ matika bithambee aboo’u, illa ‘anta’ aththunooba ‘fa’innahu yaghfiru la faghfirlee.‘Wahai Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada ilah melainkan Engkau. Kau menciptakan aku, dan aku hamba-Mu, dan aku akan tetap berpegang pada perjanjian-Ku dan janji [iman dan ketaatan yang tulus] untuk-Mu, untuk kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku lakukan, aku mengakui kurniaan-Mu kepadaku, aku mengakui,dosa2ku. Maka ampunkanlah aku kerana hanya Engkau yang Maha pengampun.

Siapa pun yang mengamalkannya ketika dia memasuki pada malam, maka,jika dia mati malam itu, ia akan masuk syurga, dan jika seseorang mengamalkannya  saat ia masuk pada waktu pagi, lalu, meninggal hari itu, ia akan masuk syurga “[Al-Bukhari].

Dalam Sahih Muslim Rasullullah bersabda: “Aku mencari pengampunan seratus kali dalam sehari.” [Muslim]
`Abdullah bin` Umar berkata: Kami mengira dalam satu kali duduk Rasulullah, sallallahu `alaihi wa sallam, mengatakan seratus kali:” Rabi-ghfir-lee wa tub `alayya innaka anta-t-tawwabu-l-Ghafoor. ” [Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan menerima pertobatan saya, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat, Maha Pengampun.] [Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah]

Allah Ta’ala berkata: “Mereka yang mencari pengampunan sebelum fajar (pada akhir malam).” [Aal `Imran (3): 17] Beberapa dari mereka berkata:” Hidupkanlah malam anda dengan melakukan sembahyang, dan ketika saat malam datang, sibukkanlah diri dengan mencari pengampunan. “

Allah berfirman: “Dan mintalah keampunan kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani ..” [Al-Muzammil (73): 20]

“Ketika kemenangan Allah telah datang dan penaklukan, dan anda melihat orang-orang masuk ke dalam agama Allah pada orang ramai, maka bertasbihlah [Nya] dengan memuji Tuhanmu dan mintalah pengampunan-Nya. Memang, Dia yang pernah Menerima pertobatan . ” [An-Nasr (110) :1-3]

Inilah sebabnya mengapa agama ditubuhkan dengan Tauhid dan beristighfarlah, sebagaimana Allah Ta’ala berkata:. Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya, dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.”[Huud(11):1-3]

Dan Allah berfirman: “ Katakanlah: “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya. Dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya, [Fussilat (41): 6]. Dan Dia berkata: Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal..” [Muhammad (47): 19]

Terdapat satu kisah tentang : “Para syaitan berkata: Hancur manusia kerana dosa, dan manusia menghancurkan kami dengan ‘Laa ilaha Allah ‘ dan sentiasa mencari pengampunan dari sisi Allah.” [Dilaporkan oleh Ibn Abi Asim dan Abu Ya `la, ]. Yoonus, `alayhis salam, berkata Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim .. ” [Al-Anbiyaa ‘(21): 87]

Nabi, sallallahu `alaihi wa sallam, ketika ia akan naik kudanya, ia akan memuji Allah, lalu berkata Allahu Akbar sebanyak tiga kali, lalu berkata:Lã ‘ilãha ‘illa ‘anta subhãnaka, thalamtu nafsee, faghfirlee ” [Saya bersaksi bahawa tidak ada ilah ‘kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, aku telah menzalimi diriku sendiri, jadi maafkan saya] [Abu Daud dan at-Tirmidzi, yang mengatakan itu adalah hasan sahih]

Dan setiap kali habis sesuatu majlis atau pertemuan maka bacalah tasbih kafarah: “Subhanaka ‘Allahumma wa bihamdika,’ ‘Laa’ ilaha ‘an la’ anta ash-hadu, ilayka atoobu ‘astaghfiruka wa’ ‘.” [Maha Suci Engkau ‘saya’ Ilah O dan Aku di dalam memuji-Mu, aku bersaksi bahawa tidak ada ‘ilah kecuali Engkau, aku meminta maaf Engkau dan bertaubat kepada-Mu.] [Abu Dawud dan At-Tirmidzi, yang mengatakan hal ini hasan sahih]
Thanx for reading…
Advertisements


Categories: Book Review

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: